Hijar PUI

Hijar PUI

Undang-Undang Nomor 40/2009 tentang Kepemudaan membatasi usia pengurus aktif dalam organisasi kepemudaan minimal berumur 16 tahun dan maksimal 30 tahun. Dalam organisasi kepemudaan saat ini batas usia 30 tahun masih jauh dari kenyataan.

Organisasi kepemudaan diminta memikirkan regenerasi sehingga pada 2013 sudah selesai. Organisasi kepemudaan yang usia pengurusnya di atas 30 tahun, otomatis jadi ormas.

Berdasarkan hasil Sensus Badan Pusat Statistik (BPS) 2010 jumlah penduduk Indonesia yang berusia 16-30 tahun berjumlah 62 juta.

Dengan redefinisi usia pemuda ini diharapkan peran aktif pemuda semakin optimal dalam estafet proses kepemimpinan bangsa di segala bidang.

Diharapkan para pemuda semakin berkembang dan memanfaatkan program-program yang ada sebaik-baiknya agar semakin kreatif lagi sehingga para pemuda dapat memimpin bangsa ini.

Selain itu, penyelenggaraan berbagai kegiatan produktif di seluruh bidang olah raga, termasuk wirausaha harus terus didukung oleh semua pihak agar energi pemuda dapat disalurkan kepada hal-hal positif.

Meski undang-undang ini masih dalam proses transisi dan baru akan diberlakukan pada 2013, sosialisasi lebih cepat dilakukan agar isinya dapat dipahami dengan begitu undang-undang akan memperkuat posisi, memperluas kesempatan dan perlindungan kepemudaan.

Serta meningkatkan peran aktif kepemudaan melalui berbagai kegiatan produktif untuk membentuk pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.

Dengan undang-undang ini penanganan pemuda tidak lagi seadanya karena didalamnya juga diatur harmonisasi antara hak pemuda dan kontrol.