1

Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) menggelar silaturahim dan taaruf dengan sejumlah pimpinan organisasi masyarakat Islam. Acara yang digelar untuk mengenalkan kepengurusan baru DPP PKS Periode 2015-2020 itu digelar di kantor DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta, Selasa malam (08/09).

Sejumlah pimpinan ormas Islam yang hadir di antaranya Ketua Umum Persatuan Ummat Islam (PUI) KH Nazar Haris, Pimpinan Perguruan Islam As-Syafi’iyah yang juga ulama Betawi KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i, Ketua Umum Persaudaran Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam, Ketua Rabithah Islamiyah Habib Zein bin Smith, Ketua Umum Al Irsyad Al Islamiyah Kh Abdullah Jaidi, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad Al Khaththath, Sekjen MIUMI Bachtiar Nasir, Ketua Umum Wahdah Islamiyah Muhammad Zaitun Rasmin, Pemred Tabloid Suara Islam HM Aru Syeiff Assadullah, pimpinan IKADI, DDII, Mathlaul Anwar, Persis, Syarikat Islam, Jamiatul Wasliyah, Al-Ittihadiyah, MUI, DMI dan ICMI.

Sementara dari PKS hadir lengkap seluruh pembesarnya di antaranya Ketua Majelis Syuro Dr Habib Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro, Sekretaris Majelis Syuro Ir Untung Wahono, Dr Hidayat Nurwahid, Presiden PKS yang baru Dr Mohamad Sohibul Iman, serta sejumlah pengurus harian lainnya.

Seperti disampaikan Anggota DPR RI F-PKS, Nurhasan Zaidi, kesempatan silaturahim dan taaruf itu digunakan oleh para pimpinan ormas Islam untuk menyampaikan sejumlah kritikan serta harapan kepada PKS. Salah satunya agar PKS menjadi partai Islam terbesar dan terus memperhatikan masalah keummatan dan kebangsaan. Khususnya persoalan legislasi dalam hal penganggaran ormas-ormas Islam yang selalu dipersulit oleh pemerintah. Bahkan, kata Nurhasan, Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri menyambut baik usulan supaya pertemuan silaturahim antara PKS dengan ormas-ormas Islam menjadi agenda rutin.

Demikian pula dengan Hidayat Nurwahid. Ia setuju terus terjalinnya silaturahim antara pihaknya dengan pimpinan ormas Islam yang akan membahas topik-topik khusus, seperti masalah Pilgub DKI Jakarta. Hidayat setuju adanya usulan pelaksanaan konvensi untuk memilih calon gubernur DKI Jakarta supaya calon dari kalangan umat Islam satu dan berkualitas.

23IMG_8554IMG_8575IMG_8679IMG_8809