Kader PKS Jabar

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan secara resmi membuka Musyawarah Wilayah DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jabar kedua di Gedung Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (7/10/2010).

Di depan ribuan peserta Muswil, Ahmad Heryawan yang juga Ketua Majelis Syura Persatuan Ummat Islam (PUI) mengatakan dalam sambutannya bahwa, di antara perbedaan pandangan politik, niscaya terdapat juga persamaannya. “Untuk itu, mari kita bekerja sama untuk membangun kebaikan bagi masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Muswil ini dihadiri semua pengurus DPW PKS Jabar dan sejumlah perwakilan dari DPD PKS Kabupaten/Kota di Jabar. Dalam Muswil kali ini akan digelar pemilihan pimpinan baru DPW PKS Jabar untuk lima tahun ke depan. Kini telah dijaring sembilan calon ketua yang akan duduk di kepengurusan PKS Jabar. “Semuanya sudah memiliki rekam jejak bagus,” kata Ketua DPW PKS Jabar Taufiq Ridho.

Kesembilan calon tersebut sudah lulus dalam penjaringan yang dilakukan beberapa bulan sebelum Muswil digelar. Dan berbeda dari muswil-muswil yang lain, tim formatur DPP PKS telah mengantongi calon tunggalnya. “Saya tidak bisa mengumumkan siapa calon ketuanya, karena SK-nya masih dipegang DPP. Yang pasti Muswil ini hanya gong, sedangkan nama calon ketuanya sudah beres tinggal kami umumkan di Muswil,” ujar Ridho.

Pejabat daerah dipastikan tidak akan tercantum dalam kepengurusan DPW PKS Jabar. Gubernur Jawa Barat, misalnya, meski berasal dari kader PKS, tetapi tak akan dimasukkan dalam struktur kepengurusan PKS. “Setiap kader PKS yang menjadi pejabat daerah bukan lagi milik PKS tapi sudah jadi milik rakyat,” katanya.

Sementara itu Nurhasan Zaidi, anggota legislatif dari Fraksi PKS yang menghadiri Muswil menambahkan, PKS telah menargetkan memenangi Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2013. Menurut Nurhasan Zaidi yang juga Ketua Umum DPP PUI, kemenangan PKS dalam Pilkada Jabar 2008 sehingga menghantarkan kader PKS Ahmad Heryawan menjadi Gubernur Jawa harus diulang kembali.

“Dalam Pilkada Jabar 2013 kami harus menang. Untuk itu kami akan solidkan komunikasi dengan para kader karena berdasarkan survei, enam puluh persen pemilih PKS didominasi para kader,” ujarnya. PKS Jawa Barat sedang gencar-gencarnya melakukan konsolidasi dan komunikasi politik dengan para kader dan simpatisan karena tahun 2013 tinggal tiga tahun lagi.

Selain itu, PKS menargetkan meraih peringkat kedua sebagai parpol yang memperoleh suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif 2014 di wilayah Jabar. Dalam pemilu legislatif kemarin, PKS menjadi parpol keempat peraih suara terbanyak di Jabar. “Mudah-mudahan pada 2014 kami bisa meraih posisi kedua,” tegasnya.