Image/reuters

Ahad (24/6) waktu Kairo, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mesir, Farouk Sultan membacakan hasil Pilpres. Mohammad Mursi ditetapkan  sebagai Presiden baru Mesir dengan perolehan 13,2 juta suara atau 51.73%. Mursi mengalahkan rivalnya, Ahmed Shafiq yang hanya meraih 12,3 juta suara atau 48,27% dari total 26 juta pemilih.

Beberapa saat setelah pengumuman tersebut, Mursi menyampaikan pidato kemenangan di hadapan publik. Berikut petikan pitado mantan Ketua Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) itu.

Saya tidak mungkin berdiri dihadapan anda sekalian kecuali berkat rahmat Allah SWT. Terima kasih dan penghormatan kepada syuhada dan luka-luka teriring doa atas jasa mereka yang telah membukakan pintu. Terima kasih kepada masyarakat Mesir dan militer yang saya cinta. Tidak ada yang mengetahui dalamnya cinta kecuali Allah SWT. Terima kasih kepada hakim Mesir yang tengah mengawasi dan melancarkan pemilu.

Dalam pidato Morsi menyebut provinsi-provinsi yang tidak mendapat perhatian dari Mubarak selama 30 tahun. Para buruh, sopir bus, masinis, pengemudi bajaj, para pelajar, semuanya adalah keluarga saya. Saya tidak akan membeda-bedakan. Mari kita melanjutkan perjalanan, agar semua tuntutan revoluasi tercapai.

Dahulu kita selalu bertanya-tanya: kapan rakyat akan menjadi sumber kekuasaan sebagaimana di negara lain? Sekarang,  Anda sekalian adalah penguasa. Rakyat dan penguasa sama di depan hukum. Saya tidak memiliki hak. Semua yang saya punya hanyalah kewajiban. Apabila saya tidak melaksanakan semua janji-janji saya, maka janganlah patuhi saya

Wa’tashimu bihablillahi jami’an wa laa tafarraqu. Shadaqallahul Adzim

Mari bersama-sama kita pikul proyek kebangkitan. Demi masa depan Mesir. Kita semua bangsa Mesir, Muslim maupun Kristen, kita semua pelaku peradaban. Saya akan menjaga semua perjanjian dengan semua negara. Saling menghargai. Saya tidak izinkan intervensi asing. Ketahuilah semuanya, bahwa semua keputusan Mesir tergantung pada keinginan rakyatnya. Saya paham bahwa kita semua dalam kondisi yang sulit. Tapi dengan taufik Allah kita akan melewati semua ini.

Saya tidak akan menghianati kalian semua. Wattaqu yauman turjauuna fihi ilallahi. Semua orang melihat itu jauh. Tapi kita memandang semua itu dekat. (kaisarelrema)